-->
  • Harry Potter and the Half Blood Prince

    Akhirnya keposting juga setelah sekian lama cuma jadi draft, hoho..
    Aku akhirnya nonton. Tanggal 16 kemarin. Sempet mendapat keberuntungan waktu ngantri (salah posisi sebenarnya, tapi who care, akhirnya aku lebih dulu nyampe ke mbak2 kasir.. :D).
    Mmph, HBP filmnya gelap. Kayaknya si sutradara hobi ngegelap2in HP mulai Order Phoenix. Tapi emang dari novelnya gitu juga sih ya. Film ini terkesan biasa aja, dan kayaknya bukan film yang perlu ampe antri deh. Aku ga rekomendasiin deh, bahkan ada temen yang bilang ini worse it banget, terburuk kalo dibandingkan lima film sebelumnya :d..
    Terlalu banyak yang ga dibahas (meski aku agak lupa juga ma cerita di novel, ya agak beruntung juga sih, karena agak menikmati, tapi pas da selesai dan agak inget, huaahh...).
    Awal film sih keren dengan dementor2 yang berkeliaran di dunia nyata--apalagi soundnya XXI kan emang nendang!--. Lalu berlanjut ke rumah Slughorn, yang akhirnya direkrut jadi prof di Hogwarts--asik banget sihir nata ruang berantakan, hihi--. Di film Harry udah masuk tahun ke enam. Lha ceritanya, dia dkk ikut kelas ramuan. Harry yang emang ga niat ikut (Akibat paksaan prof McGonagall) ga punya buku, disinilah dia akhirnya menemukan buku milik 'The Half Blood Prince' yang menjadikannya siswa terhebat di kelas. Setelah itu sih biasa aja, menceritakan tentang Ron yang pacaran ma Lavender Brown--yang ngebuat Harmione cemburu-- dan juga kisah cinta Harry dan Ginny (yang banyak ditanya, "gimana ciumannya?", hiyaa..jawabnya biasa aja, kerenan waktu dulu ma Cho Chang, hazghazg).


    Oya, di bukunya sih emang lebih banyak ngebahas soal kehidupan Voldemort, waktu kecil (Sapa pemerannya?Hero?Keren, kesannya jahat banget nih anak kecil..) dan remaja, yang nantinya berhubungan dengan adanya horcrux..
    Yang perlu diliat juga, kisahnya Draco Malfoy, yang biasanya cuma jadi musuh Harry gitu aja, disini dia dapat beban buat ngebunuh prof Dumbledore (dan memasukkan The Death Eater ke Hogwarts lewat dua buah lemari) yang ngebuat kita sedikit merasakan kebaikannya Draco.
    So far, hal2 yang ngebuat film ini kurang adalah detail. Meninggalnya Dumbledore terkesan cuma sekilas aja dan ga penting bahkan ga bikin aku nangis kayak pas baca novelnya. Ga dijelasin dengan rinci masalah Tom Riddle. Cuma sekilas aja waktu Aragog mati dan juga waktu terungkap sapa si HBP. Lupin dan anggota Orde Phoenix juga numpang lewat aja.. Juga, ada adegan ga penting, dibakarnya rumah Weasley--apa coba maksudnya?--. Adegan yang aku suka waktu di gua, waktu makhluk dari air itu muncul dan Dumbledore ngebakarnya, keren!.
    Sebagai film yang ngejembatani dengan Deathly Hallows film ini kurang banget--atau mungkin, akan ditambahin di DH part 1 ya(berharap mode : on)--. Tapi ya, silakan nonton buat yang penasaran :D..
  • You might also like

    No comments:

    Post a Comment