Doa - doa

taken from here

'Tuhan tidak bekerja seperti yang kau pikirkan', katamu menatapku. Aku mendongak sambil mengusap - usap mataku yang sembab.

'Memangnya semua permintaanmu wajib dikabulkan - Nya? Aku meminta tolong padamu saja, yang selalu kamu todong cokelat, tidak semua kamu lakukan', dengusmu melanjutkan. 

'Kamu tahu kan, bahkan doa Ibrahim saja dikabulkan Tuhan ketika dia telah tiada? Beliau berdoa agar Tuhan mengirimkan Mekkah yang kering dengan buah - buahan, sebut saja Ibrahim tidak masuk akal. Tapi lihat sekarang, bahkan kamu bisa mendapatkan apa saja disana', lanjutmu lagi.

'Sudahlah, ayo wudhu. Muslim itu harus ceria, berdoa yang baik, Tuhan pasti mendengarmu kalau kamu sungguh - sungguh', katamu sambil mengulurkan tangan untuk beranjak.


Aku tersenyum, menerima uluranmu. Tuhan mungkin tidak mengabulkan doaku hari ini, tidak besok, tapi mungkin nanti entah berapa tahun lagi, mungkin juga diganti dengan yang lebih baik untukku. Barangkali aku kurang sungguh - sungguh berdoa. Barangkali aku kurang tulus. Barangkali aku yang terlalu sombong, memaksa Tuhan sesuai kehendakku padahal aku hanya mendekat kepada-Nya saat sulit (kurang ajar sekali!). Padahal berapa banyak kebaikan yang datang bahkan tanpa aku menyadarinya. 

Bukankah bertemu dengan mu juga termasuk kebaikan Tuhan? 





selamat hari jumat :),
-iMa

*doa nabi Ibrahim, QS. Ibrahim: 37
**other verses related : QS. Al Baqarah : 186, Al A'raf : 55, QS An Naml : 62, QS. Ghafir : 60

Khuzaima Kousni

Februari, 18. Surabaya.

It's about accepting what's not meant to be, to be more awesome!

No comments:

Post a Comment