Tuesday, April 16, 2013

Love Hurts

"Aku berhenti, Saka. Aku menyerah.", kata Meila pada Saka, lebih kepada dirinya sendiri.
"Kau tahu Saka, pada akhirnya kita memang tidak bisa memaksa seseorang untuk menyukaimu.", lanjutnya.

'Aku tahu Mei, seperti aku yang tidak bisa memaksamu menyukaiku', kata Saka dalam hati.
 
***

Apa aku jahat? 
Meila..
Dia perempuan yang baik.
Dia juga punya wajah yang manis, meski tidak terlalu cantik.
Dia berasal dari keluarga baik - baik pula, cukup kaya sehingga dia tidak pernah memintaku mentraktirnya seperti perempuan lain.
Dia pintar, kau pasti dapat melihat dari jabatan apa yang disandangnya dengan umur semuda itu.
Dia bahkan menyiapkan makanan untukku setiap hari, meski dia berkilah kalau dia hanya terlalu banyak memasak. 
Dia orang yang dengan baiknya menanggapi omonganku, bahkan ketika aku bercerita tentang perempuan - perempuan lain, dia dengan santainya malah mengomentari kalau perempuan itu pantas untukku. 
Apa dia tidak cemburu?
Yah, aku tahu dia menyukaiku sebagai lelaki, bukan sekedar teman biasa. Meski dia tidak pernah mengatakannya.
Tapi, kenapa aku tidak bisa mengganggapnya sebagai perempuan yang nantinya bisa menghabiskan sisa hidupnya denganku? Belum.. kadang kuyakinkan pada diriku sendiri kalau aku pasti akan bisa menyukainya. Aku sudah terlalu terbiasa melihatnya berkeliaran tiap hari di depanku.
Tapi, kenapa ini terlalu sulit? Dia bahkan sudah sesempurna itu? Oh Adit, apalagi yang kau harapkan?

***

P.S : ada hubungannya dengan Jatuh Cinta. Mungkin suatu hari ini bakal ada cerita lengkapnya. :D
Judulnya terinspirasi ama cerita di wattpad, haha :p
 
-iMa

Thursday, March 28, 2013

22

Telat buat ngepost.. Maafkan sayaa :)
Waktu ultah kemaren, oke oke, saya tahu, I'm already 22 now..
Dan yang nggak nyangkanya adalah ketika ADTGirls berbondong - bondong ke rumah buat ngasih scrapbook yang kerennn! *gambar nyusul yaa :p*. Dan di dalemnya ada puisi juga :). 

And here the poem :


Sepotong resah dari kelopak matamu bergerak ke mataku
Inikah muasal pergeseran kerak dada
Yang kemudian menjelma tsunami airmata?

Adakah kau gentar dengan gulungan ombak itu?
Jika perlu
'kan kupinjam tongkat Musa 'tuk membelah lautmu
Agar aku bisa bertapa di lubuk gelombang
Menjaga kau agar tetap pasang

Lipat dan layangkan padaku segala sedih
Ikatkan di kaki-kaki camar yang bersiap pulang ke arah tenggelam matahari
Nanti kubakar sembari merapal do'a
Lalu melarungnya ke tengah luas samudera

Sebab mulai detik ini kau mesti tumbuh dewasa
Biar mimpi jadi lautmu
Dan masalah jadi pasir-pasir putih di tepi pantaimu
Beriak
Berbuih
Berdebur ...
Sampai kanvas di ufuk Barat memerah oleh senja
Hingga waktu kehabisan bilangan usia


Makasih buat ADTGirls.. :)
Makasih buat Hasbi yang udah buatin puisinya :))
P.S : Cocok nih sambil dengerin Somebody Out There nya Archie, hehe :D

Love you guys,
-iMa

Wednesday, March 27, 2013

Jatuh Cinta

Kamu di atas motor. Dan betapa bersyukurnya aku ketika lampu itu berwarna merah. Waktuku seperti terhenti sementara. Kamu menaikkan kaca helmmu, menoleh padaku. Kamu tersenyum! Oh Tuhan, aku jatuh cinta.
(Meila)

Perempuan itu datang terlambat. Perempuan yang entah bagaimana seperti tahu semua jadwal kehidupanku. Terganggu? Iya. Bagaimana bisa kamu tidak terganggu kalau setiap hari ada yang mengikutimu. Senang? Iya. Kapan lagi ada yang dengan sukarela membawakanmu kue – kue enak. Tapi, sejak aku bertemu dengannya sore itu, sepertinya aku sudah mulai terbiasa. Buktinya sekarang aku malah menunggunya. Apa aku mulai jatuh cinta?
(Adit)

Kadang, ada hal yang kamu tahu kamu tidak dapat meraihnya, meskipun kamu ingin. Jangan katakan aku tidak berusaha. Tentu saja aku berusaha. Tapi dia tidak menyadarinya. Apa aku menempati folder teman yang tersegel? Sampai aku tidak bisa berpindah? Ah, kenapa juga sekarang dia malah jatuh cinta pada laki – laki sorenya itu? Kenapa dia sampai repot – repot mengikutinya setiap hari? Kenapa dia tidak melihatku saja? Hei, aku ada disini setiap hari, Meila!
(Saka)


Kita tidak bisa memilih dengan siapa kita akan jatuh cinta. Tapi, sekali ini, bolehkah aku memilih.. kamu?


Love is everywhere :)
-iMa

Wednesday, January 30, 2013

Panic Cord

Baru - baru ini dengerin Gabrielle Aplin, dan kemudian.. jatuh cinta padanya *apasih*
jadi ternyata si Aplin ini albumnya udah banyak, padahal dia masih dibawahku juga umurnya, ngek! *terus lo udah ngehasilin apa, Ima?* *gigit jari*
Dan salah satu yang jadi favorit buat berkali - kali diputer, Panic Cord, here it is :

You kept all the things i threw away
A leaf I picked a birthday card I made
Holding on to memories of you and me
We didn't last a year
We're just a box of a souvenir

Maybe I pulled the panic cord
Maybe you were happy, I was bored
Maybe I wanted you to change
Maybe I'm the one to blame

This meant more to you than it did to me
I was full of doubt and you believe
The more than you keep coming over
The more I know it's over dear
We're just a box of souvenir


Maybe I pulled the panic cord
Maybe you were happy, I was bored
Maybe I wanted you to change
Maybe I'm the one to blame

Maybe you were just to nice to me
Maybe it took me way to long to leave
Maybe once we felt the same
Maybe I'm the one to blame
Maybe I'm the one to blame

Do re mi fa so la ti do

thats the way the story goes oh

Maybe I pulled the panic cord
Maybe you were happy, I was bored
Maybe I wanted you to change
Maybe I'm the one to blame


Maybe you were just to nice to me
Maybe it took me way to long to leave
Maybe once we felt the same
Maybe I'm the one to blame
Maybe I'm the one to blame



baideweii, pernah ga sih ada di hubungan kayak gitu? Yang satu happy, yang satu malah bosen? Yang satu nyaman sama hubungan itu, yang satu malah jadinya nyari - nyari alasan buat lari? 
Hihi, ngacung deh. Kan emang nggak mudah berhubungan ama orang, perasaan kan ya yang di pake. Ini sayanya nggak bahas yang lagi pacaran loh, yang temenen juga, yang ngerasa pokoknya lah ya :p.
ah, dan memang semudah itulah Tuhan membolak - balikkan perasaan kita :))

Thursday, January 24, 2013

Awan Hitam

So so, is very gloomy morning.
Dan awan hitam itu selalu membuat hati tidak tenang.
Angin yang menghembus juga jadinya dingin, sampai kerai di balkon kos berteriak – teriak.
Kamu tahu, sekali kalinya aku suka hujan, aku tak pernah suka melihat mendung yang mendahuluinya.
Mendung itu terlalu menyeramkan, seperti mengintimidasi.
Mendung itu membuat kita merasa sendiri.
Terdiam memandanginya, menduga apakah memang akan ada hujan?
Tapi hujan setelah awan hitam itu juga tidak menenangkan.
Seolah tertular amarah, dia mengalir dengan derasnya.
Menabrak apa saja, membasahi semuanya.
Kalaupun akhirnya hujan tidak datang, awan hitam itu tidak secepat datangnya untuk pergi.

P.S : Baru sadar ini post pertama tahun ini, happy new year \^^/

ditengah hujan pagi ini, semoga tidak banjir,
-Ima :)


Thursday, December 27, 2012

Perasaan itu bernama bahagia



Perasaan itu bernama bahagia.
Kamu akan melihatnya ketika ada orang yang sedang jatuh cinta.
Orang – orang yang di perutnya sekarang beterbangan sejuta kupu – kupu.
Dapatkah kamu melihat pipinya memerah?
Orang – orang jatuh cinta tidak dapat menyembunyikan perasaannya.
Mereka selalu ingin menceritakan perasaan itu kepada orang lain.
Yang perlu kamu lakukan hanya duduk di hadapannya.
Mendengarkannya dengan posisi apapun yang kamu suka.
Bahagia itu serupa serbuk.
Dan menceritakan tentangnya seperti angin yang berhembus pelan.
Kamu tidak dapat menghindar.
Ketika itu kehangatan seakan memenuhi hatimu.
Membuat air matamu jatuh sekaligus menarik ujung bibirmu untuk tersenyum.

Kebahagiaan ada dimana – mana.
Dapatkah kamu merasakannya?

P.S : I'm sooo happyyy :)
-iMa

Friday, December 7, 2012